Bukankah kau yang berjanji untuk kembali
Membawa setangkup rindu yang berisikan cinta
Membebat jiwa dari derita
Yang meradang dalam bimbang
Terbius oleh getar-getar asmara
Bukankah kau yang memintaku tuk melangkah
Membiarkan gelisah bercanda di ujung waktu
Menusuk jiwa yang renta
Berbicara tanpa kata
Diam
Bisu
Sementara detak jantung berpacu
Bersatu dengan lenguhan kalbu
Menanti akan sebuah kemerdekaan
Aku jiwa yang menanti
Menanti sebuah janji
Janji yang tak terdefinisi
Aiyn Bupu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar