Jumat, 17 September 2021

Morat-Marit

 

Kertas putih bergaris kuning

Sentakkan kaki mengagetkan pikiran

Logika dan perasaan dipintal

Tangannya mulai bergetar

Pena yang dipegang bertinta hijau

Dia merajut diatasnya

Pikiran tak terarah, tetap melaju

Gonggongan anjing melolong

Lantunan nadanya berbau  hinaan

Aromanya mengawang

Mengemis untuk di hargai

Huh…

Menyesakkan dada

Tenang dipeluknya

Diam untuk menang.

 

 

 

 

Pontianak, 22 agustus 2021

10:08

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Gengsi

  Gengsi Dia bisa abadi Tergantung sang pemeluknya Yah dia, dia!!! Satu arogansi yang mematikan kesederhanaan Membutakan nurani Me...